Friday, March 20, 2020

Bagaimana Cara Perawatan Cumi Cumi Dalam Aquarium


Bagaimana Cara Perawatan Cumi Cumi Dalam Aquarium - Bagi banyak orang, kata cumi-cumi memunculkan gambar cincin cumi yang lezat, tetapi cumi-cumi hidup bisa menjadi hewan peliharaan yang menarik. Cumi-cumi peka terhadap kualitas air dan memiliki persyaratan tangki khusus karena mereka perenang yang antusias dan dikenal melompat keluar dari tangki. Ini dikombinasikan dengan fakta bahwa mereka relatif berumur pendek dan cenderung memakan teman tangki yang menjadikan mereka hewan peliharaan yang menantang dan eksotis.

Spesies Squid dan Rentang Kehidupan


Ada puluhan spesies cumi yang berbeda. Cumi-cumi kerdil hanya sekitar setengah inci sedangkan cumi-cumi raksasa bisa lebih dari 32 kaki. Spesies yang lebih kecil hanya hidup selama sekitar enam bulan, mayoritas spesies hidup sekitar 18 bulan, dan bahkan cumi-cumi raksasa hanya hidup selama tiga hingga lima tahun, terlepas dari ukurannya. Ini berarti mereka tidak hidup selama kebanyakan spesies ikan sehingga ada baiknya untuk mengetahui spesies cumi apa yang Anda miliki sehingga Anda dapat mencari harapan hidupnya.

Pengaturan Tangki


Tangki besar paling baik untuk cumi-cumi karena mereka suka berenang cepat. Suhu air laut harus antara 50 dan 65 derajat; air harus dioksigenasi dengan baik dan diedarkan untuk membentuk arus. Bagian bawah tangki harus memiliki kedalaman pasir yang cukup agar cumi-cumi dapat bersembunyi. Dekorasi batu atau akuarium juga akan memberinya tempat untuk bersembunyi. Tangki membutuhkan tutup yang pas atau cumi-cumi yang bisa keluar.

Perhatikan Makanannya


Selalu berusaha menyediakan makanan hidup untuk cumi-cumi Anda. Mereka akan memakan udang, ikan kecil dan invertebrata laut. Anda hanya perlu menyediakan makanan dua atau tiga kali seminggu. Ingatlah bahwa cumi-cumi yang tidak dewasa akan membutuhkan lebih banyak makanan saat tumbuh, dan mereka tumbuh dengan cepat. Pastikan mangsa hidup tidak lebih dari satu setengah kali panjang cumi-cumi, karena ikan yang lebih besar bisa memakan cumi-cumi tersebut.

Membersihkan dan Menangani


Bersihkan tangki cumi setiap dua minggu. Gunakan jaring untuk menangkap cumi-cumi dan letakkan di dalam ember berisi air yang diambil dari tangki. Pastikan Anda menutupi bagian atas ember. Kuras tangki dan gosok sisi-sisinya dengan seksama sebelum mengisi ulang tangki dengan air asin segar. Pastikan pada suhu yang benar sebelum mengembalikan cumi-cumi. Ganti pasir secara berkala ketika Anda melihat partikel halus dari tanah berputar ketika cumi-cumi mengubur dirinya sendiri atau sekitar setiap dua atau tiga bulan.

0 comments:

Post a Comment